Begini Interaksi antara Alam Semesta dengan Kehidupan Manusia

image source

Lihatlah apa yang terjadi di dalam kehidupan ini. Semua yang pernah kita lewati selama ini telah menjadi sebagi sebuah pelajaran. Terkadang tidak selamanya awan akan berwarna putih. Sewaktu hujan akan tiba warnanya berubah menjadi hitam dan membentuk kabut.

Seperti apa yang terjadi di pantai. Ombak-ombak bergulung membentuk barisan yang sejajar dan pecah di bibir pantai. Hantaman ombak yang pecah memercikkan suara-suara yang dapat terdengar oleh telinga manusia. Kadang kala gulungan ombak terlihat biasa saja saat di pandang oleh manusia. Akan tetapi ketika ketika dia datang dalam bentuk yang cukup tinggi akan menjadi sesuatu yang cukup menakutkan bagi sebagian manusia. Akan tetapi, bagi sebagian orang itu akan menjadi sesuatu yang sangat menyenangkan untuk berselancar di siang hari.

image source

Angin yang bertiup telah membawa air di lautan bergerak menuju pinggir pantai. Di hamparan udara yang begitu bebas gerakannya mungkin akan sangat kuat untuk menggerakkan air laut. Setibanya di pinggir pantai seketika itu hembusan angin terasa begitu menyejukkan. Tidak terbayang oleh kita bagaimana air laut bisa bergerak membentuk gulungan ombak.

Terlebih lagi ketika angin sepoi-sepoi yang terhembus melewati padang rumput atau di pesisir pantai. Hembusannya akan terasa seperti membawa kesejukan yang penuh dengan kedamaian. Tubuh akan terasa begitu segar yang membuat suasana hati menjadi lebih gembira. Akan tetapi, ketika pada suatu ketika angin bahkan bisa saja membuat kita menjadi ketakutan. Ketika dia datang dengan begitu kuat menghantam seluruh permukaan darat.

Dia bergerak begitu cepat membentuk gulung besar dan menghisap beberapa debu bersamanya. Ketika melewati tempat manusia tinggal dia seakan membuka mulutnya untuk memakan rata seluruh bangunan. Kekuatannya begitu dahsyat saat dia mampu membawa seluruh benda bergerak memasuki awan yang hitam pekat. Semua benda-benda yang ada di permukaan bumi di tendang rapi olehnya. Seketika itu juga angin yang bisa memberikan kesejukan berubah menjelma menjadi sesuatu yang sangat mengerikan.

image source

Belum lagi ketika kita melihat tanah yang gersang dan tandus. Tanah yang tersusun dari berbagai elemen itu terlihat begitu padat. Bangunan yang menjulang tinggi tertancap begitu kuat di dalam tanah. Itu adalah elemen bumi yang memberikan keuntungan bagi manusia yang hidup di atas nya. Mobil-mobil besar dan benda-benda yang begitu berat bisa tertahan dan ditindih di atasnya.

Seketika alat berat difungsikan untuk mengeruk tanah. Mesin-mesin yang dibuat oleh manusia dengan segala kecanggihannya itu, telah mengeruk segala yang ada di dalam perut tanah. Dia terlihat juga begitu kuat dan tidak ada kekurangan apapun dari padanya. Manusia melihatnya sebagai sesuatu yang bisa memberikan keuntungan baginya untuk bisa menjalani kehidupan. Akan tetapi, seketika bumi bergetar dan tanah bergerak dari satu tempat ke tempat lain yang lebih rendah, ketika itu juga manusia terbontang-banting berlarian meninggalkannya. Tidak ada satupun orang yang berada pada tanah yang sedang mengamuk itu.

Di dalam hidup ini, terkadang kita hanya menilai kehidupan ini dari satu sisi saja. Padahal kita memiliki banyak ruang dan sisi kehidupan yang berbeda-beda. Penilaian akan berlaku pada satu objek yang terlihat pada waktu itu. Kita melupakan di balik objek itu ada sesuatu yang mungkin tersembunyi dan tidak dapat kita nilai. Apa yang kita alami adalah sebuah peristiwa dari konsep sebab-akibat.

Semoga tulisan ini bisa menjadi motivasi untuk kita dan dapat mengambil hikmahnya.

Telah tayang dalam bahasa inggris!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *