Kenapa Kamu Bisa Terjebak Dalam Keadaan Frustasi? Berikut Penjelasannya

image source

Sebuah tindakan yang membuat kita merasa putus asa. Ini adalah apa yang dimaksudkan dengan frustasi. Kondisi yang sedang terjadi ini adalah sebuah reaksi yang timbul karena rasa ketidakpuasan. Hal ini biasanya terjadi akibat dari tidak tercapainya suatu tujuan yang timbul oleh karena adanya suatu rintangan.

Seperti yang pernah kita alami dalam hidup ini. Seseorang ingin membeli beberapa buku bacaan, namun karena kondisi keungannya sedang tidak membaik maka dia harus menahan diri untuk membeli buku tersebut. Setelah dia mendapatkan uang yang cukup, maka dia akan terlebih dulu menggunakan uangnya untum membeli buku bacaan. Kondisi frustasi pada dasarnya bukanlah suatu masalah besar. Cara menanggulanginya adalah dengan menahan diri atau bersabar.

Dengan hal tersebut, maka frustasi akan semakin berkurang. Dalam psikologi istilah ini dikenal dengan Depresi Relatif. Dengan artian lain, bahwa frustasi merupakan sebuah gejolak ketidakpuasan yang bersifat secara relatif.

image source

Maka frustasi tidak semata-mata akan menimbulkan reaksi yang buruk terhadap diri kita. Namun, bila frustasi sedang berada dalam ancaman yang besar maka akan bereaksi sesuai dengan kondisi. Karena sifatnya yang relatif, maka reaksi yang timbul dari frustasi juga sesuai dengan kondisi yang terjadi.

Hal tersebut dipicu karena adanya kesenjangan antara kenyataan dengan harapan yang diinginkan. Sehingga dalam suatu keadaan seseorang akan mengalami frustasi karena adanya timbul rasa kecewa serta putus asa. Selain dengan menahan diri dan bersabar,mendapatkan motivasi juga memiliki suatu faktor untuk memulihkan kondisi diri kita secara normal. Kita harus bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar. Pada saat itu juga sedang terjadi ketidak seimbangan pada diri kita, sehingga perlu dinetralkan kembali.

Perasaan yang tidak senang itu telah memicu suatu kebutuhan yang sangat penting karena adanya suatu keinginan. Meskipun dalam arus yang berbeda itu, kita harus memenuhi segala cara untuk kembali menyeimbangi semuanya.

image source

Kita bisa membayangkan kondisi pada seseorang yang sedang merasakan kehausan, maka rasa haus harus segala di tangani dengan minum air. Kita harus memikirkan suatu tindakan baru. Karena kebutuhan itu akan menimbulkan suatu daya dorong pada diri kita untuk melakukan suatu tindakan agar kegagalan itu bisa berubah menjadi lebih baik.

Jadi kita harus memotivasikan diri untuk tidak terus mengalami putus asa, pilihlah cara lain agar kita bisa membeli buku bacaan itu. Sifat yang mencari keseimbangan itu disebut dengan prinsip homeostatis. Meskipun demikian kita juga harus memahami bahwa kondisi keseimbangan itu tidak akan selamanya bertahan. Sehingga akan terjadi ulangan terhadap motivasi dalam diri kita.

Proses tersebut telah memicu reaksi yang membentuk suatu sikap ketidakputusan lingkaran motivasi. Terkadang juga keseimbangan itu tidak akan dicapai dengan dengan sempuran, hal ini bisa saja terjadi karena kita banyak menaruh harapan namun tidak bertindak untuk mencapainya.

Sumber Rujukan : 1234.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *