Learning Life Balance From Physics

What have we understood about balance? We can interpret equilibrium as a matter in which both objects are in the same position. We can understand this in studying physics and education in athletic world activities. As far as I know, the balance in physics is about a system in which it will be associated with ” Newton I Law ” and ‘Regular Straight Movement “.

In understanding this concept, on balance is about silence and moving an object. If the object is balanced in a state of silence it is called “Static Balance”, whereas if the object is balanced in a moving state it is called “Dynamic Balance”. I have studied it many times, according to my understanding: Balance in physics is grouped into two conditions, namely the condition of being stationary and moving.

Whereas in other cases, balance is also related to the strength and endurance that we have. This balance can be interpreted in the athletic world review. The activities of the human body desperately need balance. For example, in a condition we must be able to balance the body and hold all the heavy mass to pass through the gravitational force that lies on a pedestal which we call foot support. The pedestal that lies on our feet when walking, running, or doing gymnastic activities is as a power to support our bodies so as not to fall to the ground.

So that some people who often do sports activities have a stable level of body balance. With exercise habits, the muscles we have will certainly function properly. In activity, dynamic balance and static balance must be applied.

Balance in All Aspects

We might understand that balance is about harmony. In living this life, we are often advised to be able to balance everything. Both the balance is in the form of material and non-material needs. When we want to consume a food we will balance the amount of consumption with the amount of production available.

In addition, what we need to pay attention to is our ability to be able to buy all the needs that will be consumed. This is an alignment between the amount of income we have and the amount to be spent. As this life requires all the necessities of life to be able to live a life-day. The capacity we have must really be balanced with our desires.

image source
Humans sometimes often want something that is excessive, even though we do not have the capacity to meet these needs. In the end, the solution to this problem is to balance those needs. As someone who has reason we must be able to analyze how much we can afford, and where the costs will be used. Everything must be calculated correctly in the calculation method. The calculation must be taken into account both in the short term and for long term needs.

Balance must be implemented between science and action (practice), between hope and fear, between religious life and the life of the universe. So that if we can understand the meaning of this balance correctly, then we will be able to implement all of this in all aspects of life. We must be able to meet internal and external needs which include attitudes, actions, responses, emotional, physical condition, pain, hope, mental, and spiritual balance.

Thus, we will become human beings who have wise abilities, are responsible for everything that has been burdened to us. In addition, balance is also the way to a happy life. The reason we have that is as a center for the development of science has an important role in analyzing this.


Apa yang selama ini kita pahami mengenai keseimbangan?. Keseimbangan dapat kita artikan sebagai sebuah hal yang mana kedua benda berada pada kedudukan yang sama. Kita bisa memahami hal ini dalam mempelajari ilmu fisika dan pendidikan dalam aktivitas dunia atletik. Sepengetahuan saya, keseimbangan di dalam ilmu fisika adalah mengenai tentang suatu sistem dimana di dalamnya kaan dikaitkan dengan ‘’Hukum Newton I’’ dan “Gerakan Lurus Beraturan”.

Dalam memahami konsep ini, pada keseimbangan adalah mengenai tentang diam dan bergerak suatu benda. Apabila benda itu seimbang dalam keadaan diam maka dinamakan sebagai “Keseimbangan Statis’’, sedangkan apabila benda itu seimbang dalam keadaan bergerak maka dinamakan dengan “Keseimbangan Dinamis”. Saya telah mempelajari itu berkali-kali, menurut pemahaman saya : Keseimbangan di dalam ilmu fisika dikelompok kedalam dua kondisi yakni kondisi diam dan bergerak.

Sedangkan dalam hal lain, keseimbangan juga berkaitan dengan kekuatan dan daya tahan tubuh yang kita miliki. Keseimbangan seperti ini dapat diartikan dalam tinjauan dunia atletik. Kegiatan tubuh manusia sangat membutuhkan keseimbangan. Misalnya, dalam suatu kondisi kita harus dapat menyeimbangi tubuh dan menahan seluruh massa berat untuk melewati gaya gravitasi yang terletak pada suatu tumpuan yang kita sebut sebagai tumpuan kaki. Tumpuan yang terletak pada kaki kita saat berjalan, berlari, ataupun melakukan aktivitas senam adalah sebagai daya untuk dapat menopang tubuh kita agar tidak jatuh ke permukaan tanah.

Sehingga beberapa orang yang sering melakuakan aktivitas olahraga memiliki tingkat keseimbangan tubuh yang stabil. Dengan kebiasaan olahraga, otot yang kita miliki tentu nya akan dapat berfungsi dengan baik. Dalam beraktivitas, keseimbangan dinamis dan keseimbangan statis harus dapat kita terapkan.

Keseimbangan Dalam Segala Aspek

Kita mungkin saja memahami keseimbangan adalah tentang sebuah keselarasan. Dalam menjalani kehidupan ini, sering kali kita di anjurkan untuk dapat menyeimbangi segala hal. Baik keseimbangan itu berupa kebutuhan materi maupun non materi. Ketika ingin mengonsumsi suatu makanan kita akan menyeimbangi jumlah konsumsi dengan jumlah produksi yang ada.

Selain itu, yang perlu diperhatika adalah kesanggupan kita untuk dapat membeli segala kebutuha yang akan di konsumsi. Hal ini merupakan suatu keselarasan anatara jumlah pendapatan yang kita miliki dengan jumlah yang akan dikeluarkan. Sebagaimana kehidupan ini yang membutuhkan segala kebutuhan hidup untuk dapat menjalani kehidupan sehara-hari. Kapasitas yang kita miliki harus benar-benar dapat diseimbangkan dengan keinginan kita.

image source
Manusia terkadang sering menginginkan suatu hal yang berlebih, padahal kita tidak memiliki kapasitas untuk memenuhi kebutuhan iu. Pada akhirnya jalan keluar dari masalah ini adalah dengan menyeimbangkan segala kebutuhan itu. Sebagai seseorang yang memiliki akal kita harus bisa menganalisa sebaik mungkin berapa jumlah biaya yang kita miliki, dan kemana biaya itu akan digunakan. Semuanya harus diperhitungkan dengan benar dalam dengan metode perhitungan. Perhitungan itu harus diperhitungkan baik dalam jangka pendek maupun untuk kebutuhan jangka panjang.

Keseimbangan harus dapat di implementasikan antara ilmu pengetahuan dengan tindakan (amalan), antara harapan dengan rasa takut, antara kehidupan agama dan kehidupan alam semesta. Sehingga apabila kita bisa memahami makna keseimbangan ini dengan benar, maka kita akan dapat mengimplementasikan semua ini dalam segala aspek kehidupan. Kita harus dapat memenuhi kebutuhan internal dan ekternal yang meliputi hal-hal sikap, tindakan, respon, emosional, kedaan fisik, rasa sakit, harapan, mental, dan keseimbangan spiritual.

Dengan demikian, kita akan menjadi manusia yang memiliki kemampuan yang bijaksana, bertanggung jawab terhadap segala hal yang telah dibebani kepada diri kita. Selain itu, keseimbangan juga merupakan jalan menuju kehidupan yang bahagia. Akal yang kita miliki yang merupakan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan memiliki peran penting dalam menganalisa hal ini.

One Comment on “Learning Life Balance From Physics”

  1. I just wanted to jot down a brief remark to say thanks to you for the fabulous items you are giving out on this site. My time consuming internet investigation has at the end been recognized with excellent ideas to go over with my colleagues. I ‘d state that that most of us site visitors are undoubtedly lucky to live in a very good place with very many brilliant professionals with great pointers. I feel pretty grateful to have seen your entire webpages and look forward to some more pleasurable minutes reading here. Thank you again for everything.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *